BALI.SIN.CO.ID – Dalam rangka menyemarakkan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar kegiatan Silaturahmi dan Arisan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Selasa (4/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Pengayoman yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antaranggota, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Hukum.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali beserta jajaran pengurus, serta seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Hukum Bali.
Dalam sambutannya, Eem Nurmanah menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi merupakan momentum penting untuk memperkokoh komunikasi, solidaritas, dan rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan. Menurutnya, organisasi yang kuat dibangun dari hubungan yang harmonis dan semangat gotong royong yang terus dipelihara.
“Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama sebuah organisasi. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, rasa saling memiliki semakin kuat, dan semangat gotong royong terus dipelihara, maka Dharma Wanita Persatuan akan semakin mampu menjalankan perannya sebagai organisasi yang aktif, harmonis, dan memberikan manfaat yang luas bagi anggotanya maupun masyarakat,” ujar Eem Nurmanah.
Ia menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan aparatur Kementerian Hukum. Dukungan keluarga yang harmonis, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat.
Mengaitkan kegiatan dengan peringatan Hari Pengayoman ke-81, Eem Nurmanah mengajak seluruh anggota DWP untuk turut mengambil bagian dalam berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Momentum Hari Pengayoman, menurutnya, harus dimaknai sebagai penguatan nilai persatuan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
“Hari Pengayoman bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat kebersamaan. Saya mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan Hari Pengayoman dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, karena kebersamaan kita adalah energi yang memperkuat keluarga besar Kementerian Hukum,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menyukseskan kegiatan Gerak Jalan Santai dan berbagai perlombaan yang akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian Hari Pengayoman ke-81 dan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menutup sambutannya, Eem Nurmanah berharap Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Hukum Bali terus berkembang menjadi organisasi yang semakin maju, adaptif, dan inspiratif. Ia mengajak seluruh anggota menjadikan setiap pertemuan sebagai ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, serta melahirkan berbagai gagasan yang bermanfaat bagi organisasi, keluarga, dan masyarakat.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Kanwil Kementerian Hukum Bali menegaskan bahwa semangat Hari Pengayoman ke-81 tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan, kekompakan, dan sinergi seluruh keluarga besar Kementerian Hukum sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan hukum yang semakin berkualitas kepada masyarakat.











