oleh

Petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai Vaksinasi COVID-19

-News-16 views

Badung-  Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diikuti oleh 5.600 orang petugas.

Vaksinasi COVID-19 tersebut dilakukan terhadap seluruh petugas Bandara Ngurah Rai yang berasal dari 26 perusahaan yang tergabung dalam komunitas bandara.

“Kami terus memperhatikan aspek-aspek kesehatan dan keselamatan di masa adaptasi kebiasaan baru. Melalui upaya vaksinasi ini, diharapkan para petugas dapat menjalankan tugas dengan aman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” ujar General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, di Kabupaten Basung, Senin.

Baca Juga  Pernikahan Ketua Kadin Cilegon, Ajang Rajut Ukhuwah

Kegiatan vaksinasi COVID-19 tahap kedua bagi petugas bandara itu dilaksanakan di Area Terminal Internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama empat hari hingga 22 April mendatang.


Vaksinasi COVID-19 dilakukan dengan dua sesi dalam satu hari, yakni pada pukul 08.00-12.00 WITA dan pukul 12.30-16.00 WITA untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan agar protokol kesehatan pencegahan COVID-19 bisa diterapkan dengan baik.

Baca Juga  Satpol PP Buleleng Jaring 2.979 Pelanggar Protokol Kesehatan

“Mengingat proses vaksinasi COVID-19 tahap kedua ini dilaksanakan bertepatan puasa Ramadhan bagi umat muslim, saya mengimbau para peserta untuk menjaga kesehatan dengan baik karena nanti akan dilakukan screening seperti sebelumnya, untuk memastikan layak atau tidaknya diberi vaksin,” kata Herry Sikado.


Dalam pelaksanaannya, vaksinasi COVID-19 bagi oara petugas di Bandara Ngurah Rai melibatkan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Denpasar beserta perwakilan perusahaan dalam komunitas bandara yang membantu kelancaran proses vaksinasi.

Baca Juga  PDIP Nilai Hubungan Presiden Jokowi dan KSAD Makin Mesra

“Semoga program vaksinasi COVID-19 yang kami lakukan ini dapat memberikan rasa aman terhadap aktivitas pengoperasian Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai serta para pengguna jasa juga akan lebih yakin menggunakan transportasi udara,” ungkap Herry Sikado. (*/cr8)

sumber : bali.antaranews.com

News Feed