oleh

Ganjil Genap di Bogor, 2.000 Kendaraan Harus Putar Balik

Bogor – Sekitar 2.000 kendaraan menuju Bogor disuruh memutar di beberapa ruas jalan berdesain ganjil di Bogor, Sabtu (15/1/2022).

Pada hari ini, sejumlah ruas jalan mengarah ke Kota Bogor dijaga petugas. Setidaknya, di 6 titik pos check point para petugas menyetop kendaraan dan mengalihkan kendaraan berpelat genap, dilansir beritasatu.com.

“Hari ini sesuai tanggalan, kendaraan yang boleh melintas hanya berpelat ganjil. Sementara kendaraan berpelat genap, kami putar balik,” kata Kapolresta Bogor, Kombes Susatyo Purnomo Condro di pos Baranangsiang.

Baca Juga  Penghargaan Karya Sastra Ayat Bhuwana untuk Dahlan Iskan

Kata dia, ganjil genap di Kota Bogor dimulai sejak pukul 09.00 dan selama satu jam terakhir, sebanyak 1.962 kendaraan diputar balik.

“Kami berlakukan gage ketika volume kendaraan meningkat. Kami mulai pukul 09.00 dan selama satu jam sebanyak 1.241 kendaraan roda dua dan 721 kendaraan roda empat kami putar balik,” kata Susatyo.

Kata dia, Kota Bogor sebagai kota penyangga Ibu Kota harus mengantisipasi betul terkait perkembangan Covid-19 varian Omicron di Jakarta yang sedang naik.

Baca Juga  Tabanan Nihil Desa Zona Merah

“Ganjil genap ini diharapkan bisa mengurangi mobilitas dan pengawasan prokes masyarakat yang datang ke Kota Bogor,” ungkap Susatyo.

Dalam pembatasan aktivitas masyarakat, lanjut Susatyo, Satgas Covid-19 tidak hanya berlakukan ganjil genap saja, juga melakukan patroli gabungan untuk membubarkan kerumunan dan mengecek tempat-tempat wisata.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, kondisi kasus Covid-19 di Kota Bogor masih terkendali dengan penambahan kasus kurang dari 5 per hari. Namun, Kota Bogor tetap mewaspadai penyebaran Omicron yang dibawa melalui mobilitas masyarakat.

Baca Juga  Kunjungan Kerja Kasad ke Kodam II/Sriwijaya

“Namun, kita perlu waspada. Tinggal tunggu waktu, penambahan kasus akan naik lagi. Karena Jakarta sudah kembali naik. Karena itu kami Satgas di Kota Bogor semaksimal mungkin berikhtiar untuk menahan laju itu,” ungkap Bima kemarin.(*/cr2)

News Feed